Nah, untuk tahun ini kami tidak merencanakan liburan jauh, seperti ke luar kota. Karena, sebagian hari liburnya bertepatan dengan bulan Ramadlan. Jadi kami hanya mengisi liburan dengan pergi keluar rumah sekedar jalan-jalan. Kemana? Palingan ke mall.haha.
Tapi kemarin (1/7) kakeknya Khanza ngajak makan diluar. Kapan Kek? Besok, katanya. Yang berarti hari ini. Kemana?
Kemana aja deh ke tempat makan yang ada saung-saungnya, kata Kakek. Oke, ke ICAKAN we atuh, saran saya. Biar sekalian Khanza bisa berenang. Dan kami akhirnya sepakat pergi ke ICAKAN.
Dan tibalah hari ini. Sesuai dengan rencana, kami hendak pergi ke ICAKAN. Ini kunjungan pertama kami ke tempat yang katanya 'Mega Wisata' itu. Katanya juga disana ada Water Park, eh apa Water Boom ya? ada tempat Out Bond nya juga, sempat lihat di web apa di kalender ya katanya ada tempat makannya.
| gambar dari sini |
Iya aja dari belokan itu ternyata kami naik 'gunung'. Yang akhirnya sampailah kami di Mega Wisata ICAKAN. Di gerbang masuk kami disambut tukang karcis, sama lah kaya kita masuk ke Taman Impian Jaya Ancol. Tarif masuknya lumayaaan.. Per orang nya 5000 rupiah ditambah parkir untuk mobil dengan harga yang sama 5000 rupiah juga. Ceritanya, udah bayar tiket masuk kami lantas cari tempat parkir, tempatnya bagus berbukit-bukit gitu (ah, sayang saya tidak sempat memotretnya). Dan seperti 'katanya' yang saya dengar dan baca, disana emang ada Water Park/Water Boom, area Out Bond. Tapi eh eh, tempat makannya mana? Setelah kami cari dan tanya ke orang sekitar, ternyata tempat makan ada hanya makanannya yang harus bekal dari rumah. Nimbel, kalo kata orang sunda mah,bekal nasi timbel dari rumah maksudnya. Jadi disana tuh emang banyak saung-saung gitu, tapi apakah itu gratis atau disewakan saya kurang tau, karena ga sempet nanya. Disana ada sih kios-kios keci tapi yang dijualnya makanan warung/toko gitu, ada stand Burger Edam juga sih, tapi yang kami cari bukan itu. Makan berat Yang kami harapkan adalah ikan bakar dan pendamping lainnya.
Eh iya, saat pertama masuk perhatian kami tertuju pada 'perahu bebek' haha apa sih namanya? yang dikayuh sendiri gitu di danau. Kami pun akhirnya main perahu kayuh tersebut. Nah, disanalah kami menemukan warung/kios yang menyediakan nasi timbel dengan ayam/ikan bakar sebagi lauknya. Yes! makanlah akhirnya kami disana. Sambil menunggu ikan bakar matang saya dan adik saya mengajak Khanza untuk mencoba menyewa perahu kayuh yang letaknya sangatlah dekat dengan tempat kami memesan ikan bakar. Tarif main perahu kayuh? lumayan mahal sih kalo mainnya cuman sebentar mah, 10000 rupiah per orang, tapi untunglah tidak berbatas waktu.
![]() |
| Wahana perahu kayuh ICAKAN sumber gambar disini |
Kami tidak jadi berenang, karena terlalu sore. Dari rumah ba'da dzuhur nyampe lokasiiii...mm...ah saya tidak tau pasti jam berapa kami sampe, yang jelas ketika kami main perahu kayuh, terdengar adzan ashar. Setelah makan, kami langsung bergegas pulang. Sekitar 2 jam kemudian kami sampai di rumah. Alhamdulullah.
Saya mah langsung ngantuk. Sampai ke rumah berkumandang adzan maghrib, dan 50 menit kemudian saya tidur dengan tidak sengaja. Bangun-bangun jam 9, terbangunkan oleh Khanza yang ingin pipis.
Sudah ah, kasian suami saya tidak saya temani karena ngetik ini.
Sampai jumpa. Caw!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar